التمسك التوحيد,تصويب العقيدة,الستصل الشرك و بدعة

Penegakan Tauhid, Pelurusan Aqidah, Pemberantasan Syirik dan Bid'ah

Sedikit tentang Kisah Adam Amrullah mantan LDII

Keluar dari LDII, Adam Langsung Dicerai Istri

REPUBLIKA.CO.ID,BEKASI – Sidang kedua perceraian Adam Amrullah dan Narendra Garini Anutama Natakusumah digelar di Pengadilan Negeri Kota Bekasi pada Rabu (25/5). Perceraian Adam tergolong perceraian unik karena terjadi akibat perbedaan pandangan tentang akidah Islam.

Adam Rahmatullah mengungkapkan dirinya dicerai istri karena meninggalkan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). “Saya sebenarnya tidak mau bercerai. Tapi, istri saya tetap kukuh untuk bercerai karena mereka menganggap orang di luar jamaah LDII adalah orang kafir,” terang Adam kepada wartawan.

Adam sendiri sudah menikah dengan Narendra sebelum Ramadhan tahun 2001. Namun, pernikahan mereka baru tercatat di KUA pada 2003. “Selama ini hubungan kami baik-baik saja, bahkan bisa dibilang sangat romantis,” ungkap Adam.

Namun pada tanggal 30 Januari 2011, Adam mengaku terpaksa menalak satu Narendra karena Narendra dan orangtuanya bersikap kukuh agar Adam mau menceraikan Narendra.

Red: Didi Purwadi

Rep: C09

sumber: disini

Mertua: Ceraikan Anak Saya. Dulu Kamu Boleh Nikahi Anak Saya Karena Kamu LDII

REPUBLIKA.CO.ID,BEKASI – Sidang kedua perceraian Adam Amrullah dan Narendra Garini Anutama Natakusumah digelar di Pengadilan Negeri Kota Bekasi pada Rabu (25/5). Perceraian Adam tergolong perceraian unik karena perbedaan pandangan tentang akidah Islam.Sidang perceraian Adam dan Narendra tersebut diketuai oleh hakim ketua, Mashudi. Narendra datang didampingi sang ayah, Budi Rama Natakusumah, yang merupakan ketua LDII Bekasi. Persidangan sendiri hanya berlangsung 5 menit dan dilanjutkan dengan acara mediasi selama kurang lebih 30 menit.

“Sidang akan dilanjutkan pada waktu yang belum ditentukan,” jelas Adam.

Sejak akhir 2008, Adam mengungkapkan bahwa ayah Narendra sudah meminta Adam untuk menceraikan anaknya. “Ceraikan anak saya! Dulu kamu boleh menikahi anak saya karena kamu jamaah (LDII). Begitulah ucap mertua saya,” terang Adam.

Red: Didi Purwadi

Rep: C09

sumber: disini

Keluar dari LDII Usai Naik Haji, Adam Katanya Halal untuk Dibunuh

REPUBLIKA.CO.ID,BEKASI – Karena merasa aliran Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) tidak benar, Adam Amrullah memutuskan untuk keluar dari pengajian Islam Jamaah itu. Dia keluar dari LDII pasca dirinya menunaikan ibadah haji pada tahun 2009.

Sejak menyatakan keluar dari LDII itu, Adam kesulitan bertemu dengan sang istri, Narendra Garini Anutama Natakusumah, yang minta tinggal di rumah orangtuanya sebelum Ramadhan 2010.

“Pada satu kesempatan, saya berhasil menghubungi istri saya dan mencoba menasehati bahwa ada ajaran LDII yang tidak bisa dibenarkan. Yaitu, ajaran yang menganggap orang Islam di luar LDII adalah kafir,” kata Adam. ”Namun, istri saya tetap yakin dengan pendiriannya dan bilang bahwa dirinya tambah yakin dengan Islam Jamaah.”

Adam tidak hanya berpisah dari istri tercinta akibat keputusannya keluar dari LDII. Dia selama tahun 2010 juga mendapat perlakuan tidak menyenangkan pasca memutuskan untuk keluar LDII.

”Saya dianggap murtad, kafir, halal untuk dibunuh, dan masih banyak lagi cap yang dilayangkan kepada saya,” kata Adam. “Namun, saya siap menerima perlakuan apa saja. Saya juga sudah siap jika hakim mengetukkan palu perceraian. Bahkan, jika saya mati dalam keadaan sudah sadar begini, saya sangat ikhlas.”

Red: Didi Purwadi

Rep: C09

sumber: disini

tambahan: http://www.eramuslim.com/berita/bincang/mantan-ldii-sejak-smp-shalat-jum-at-saya-sudah-terpisah-dari-yang-lain-1.htm

video: http://www.4shared.com/video/Ku4-wfPm/20101027_-_Akh_Adam_Amrullah_-.html

10 Komentar »

Dauroh Akbar-Kota Malang

Tidak ada Komentar »

[Download] Adzan Tarji’

Masih ingat sekitar beberapa tahun yang lalu saat itu menghadiri tabligh akbar dengan pembicara Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat, saat itu beliau menyampaikan materi tentang sunnah. Yang disampaikannya adalah adzan yang pernah beliau kumandangkan saat itu diprotes oleh masyarakat, karena beliau mengulang pengucapan syahadatain.

Ya adzan yang menjadi madzab Imam Asy-Syafi’i itu diprotes oleh para pengaku pengikut madzabnya. Ana sempat menuliskan pertanyaan mengenai apa yang dimaksud dengan adzan tersebut? pelaksanaannya bagaimana? namun karena keterbatasan waktu pertanyaan tersebut tidak terjawab.

Baru akhirnya kemarin ada sebuah e-mail dari suatu forum Islam di internet, yang isinya tentang Adzan Tarji, alhamdulillah bertambah satu lagi ilmu mengenai adzan.

Baca entri selengkapnya »

Tidak ada Komentar »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.