التمسك التوحيد,تصويب العقيدة,الستصل الشرك و بدعة

Penegakan Tauhid, Pelurusan Aqidah, Pemberantasan Syirik dan Bid'ah

Download Lengkap Apa Itu Wahdah Islamiyah

Kemarin 7 Rabi’ul Awwal 1431H (22 Februari 2010M), aku menghentikan kendaraan di masjid Al-Azhar – Jaka Permai Bekasi (-Al-Azhar), selesai memarkirkan motor dan menuju ke tempat wudhu, pandanganku tertuju kepada seseorang yang memiliki jenggot yang lebat “hmm…dia menjalankan sunnah” pikirku, namun saat melihat ke celananya “dia musbil[1]!” pikirku kembali, tapi aku serasa tau orang ini sebelumnya, “ya…dia adalah ustadz yang mengisi kajian di masjid Al-Azhar ba’da maghrib, namun entah waktunya kapan, karena itu sudah lama sekali. Kemudian aku bertanya kepada satpam disitu untuk mengetahui siapa ustadz tersebut, dan si satpam menjawab dengan nama “Basalamah“. Haiwa aku rasa cukup informasinya, langsung saja aku pergi ke tempat wudhu dan mendatangi sholat berjamaah.

Selesai sholat maghrib berjamaah, seseorang sebagai takmir masjid Al-Azhar, menginformasikan bahwa ba’da sholat maghrib akan ada kajian kitab Arbain An-Nawawi yang diisi oleh ustad Kholid Basalamah, “nah ini dia nama sebenarnya, baiklah besok pagi aku cari diinternet tentang siapa dia, apa manhajnya” pikirku, aku langsung pulang tanpa ikut kajiannya, bukannya memvonis bahwa manhajnya belum lurus lantaran musbil, namun memang tidak ada niat untuk mengikuti kajian disana sejak awal datang.

Baca entri selengkapnya »

Tidak ada Komentar »

Ad-Dayyuts

Ad-Dayyuts, Profil Seorang Suami dan Bapak yang Buruk Bagi Istri dan Anak-Anak
“Rumahku adalah surgaku”, itulah ungkapan yang sering kita dengar, yang menggambarkan keinginan setiap insan akan kebaikan dan kebahagiaan dalam kehidupan anggota keluarganya. Karena cinta kepada istri dan anak-anak merupakan fitrah yang Allah tetapkan pada jiwa setiap manusia. Allah Ta’ala berfirman,

زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ذَلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَآبِ

“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS Ali ‘Imran: 14)

Baca entri selengkapnya »
1 Komentar »

Dua Syarat Diterimanya Ibadah

At Tauhid edisi VI/08

Oleh: Aditya Budiman

Ibadah merupakan sebuah kata yang amat sering terdengar di kalangan kaum muslimin, bahkan mungkin bisa kita pastikan tidaklah seorang muslim kecuali pernah mendengarnya. Lebih jauh lagi, ibadah merupakan tujuan diciptakannya seluruh jin dan seluruh manusia, sebagaimana firman Allah ‘azza wa jalla (yang artinya), “Dan tidaklah Aku ciptakan seluruh jin dan seluruh manusia melainkan untuk beribadah kepadaKu” (QS. Adz Dzariyat [51] :56). Namun telah tahukah kita bahwa ibadah memiliki syarat agar ibadah tersebut diterima di sisi Allah sebagai amal sholeh dan bukan amal yang salah? Dua syarat dalam ibadah itu adalah [1] berniat ikhlas kepada Allah ‘Azza wa Jalla dan [2] ittiba’ (mencontoh) Nabi shollallahu ‘alaihi was sallam. Untuk itulah mari sejenak kita luangkan beberapa gilintir waktu kita untuk mempelajarinya lewat tulisan singkat ini.

Baca entri selengkapnya »

3 Komentar »

Waspada 354/LDII

22 Komentar »

Rencana Pengembagan Sentra Dakwah Riyaadhus Shaalihin

Alhamdulillah akan hadir ditengah-tengah kita khususnya bagi masyarakat bekasi sekitarnya yaitu Sentra Dakwah Riyaadhus Shaalihin di daerah Pendurenan, Mustika Jaya, Bekasi Kota.

VISI :
Menebarkan keindahan Islam sebagai solusi atas setiap problematika umat.

MISI :
Mengajak umat untuk menuntut ilmu dan beramal shalih di atas nilai-nilai Ahlus Sunnah wal Jamaah yang mulia, serta bersabar di atas keduanya

Selengkapnya silakan download disini

2 Komentar »

Al Wala’ dan Al Bara’ Terhadap Orang Kafir

Penulis : Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-’Utsaimin rahimahullah

Apakah kita diperbolehkan memberikan sikap loyal (dukungan) kepada orang kafir?
Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah menjelaskan bahwa ber-wala’ kepada orang kafir dengan memberikan rasa cinta, bantuan atau pertolongan (kepada mereka) serta menjadikan mereka sebagai teman dekat adalah haram dan dilarang nash Al Qur’anul Karim:

لاَ تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ يُوَادُّونَ مَنْ حَادَّ اللهَ وَرَسُولَهُ وَلَوْ كَانُوا آبَاءَهُمْ أَوْ أَبْنَاءَهُمْ أَوْ إِخْوَانَهُمْ أَوْ عَشِيْرَتَهُمْ

“Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka.” (Al-Mujadilah: 22)
Baca entri selengkapnya »

Tidak ada Komentar »

Penyamaan Agama adalah Perbuatan Kufur

Penulis: Al-Ustadz Abu Usamah Abdurrahman bin Rawiyah

Ide penyatuan agama terus digemakan hingga sekarang. Dagangan orientalis yang dijajakan oleh para pengekor Barat berbaju muslim (bahkan ada yang disebut pakar Islam) ini kian meramaikan bursa kesesatan yang telah ada sebelumnya. Dan agar lebih mudah diserap “pasar”, kemasan pun dibuat sedemikian manis, menonjolkan sisi-sisi humanis yang sejatinya adalah racun bagi kaum muslimin.

Bingkisan dan oleh-oleh dari Barat untuk kaum muslimin kembali menghunjam. I’tiqad (keyakinan) dan seruan-seruan kufur mereka datang silih berganti menggugat kebenaran Islam. Ideologi-ideologi sesat meramaikan media-media massa. Di mimbar-mimbar, satu tumbang, seribu kesesatan bangkit kembali.

Baca entri selengkapnya »

1 Komentar »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.